DESA SALO DUA
Desa yang terletak di pinggiran Kabupaten Enrekang, Berbatasan langsung dengan Desa yang Beada di Kabupaten Sidrap, awalnya Desa Salo Dua dalam menyikapi Virus Corona ini hanya melakukan penyemprotan Disinfektan di Halaman dan Rumah Warga, serta melakukan Penjagaan di Akses Masuk Desa Salo Dua, barangsiapa yang dari arah Sidrap tentunya harus di Semprot terlebih Dahulu kemudian Bisa Masuk Ke wilayah Kabupaten Enrekang.
Seiring berjalannya waktu, dimana data yang berada di Gugus Tugas Covid-19 ini malah semakin bertambah, dan Kabupaten Sidrap Menjadi Sona Merah karena sudah ada beberapa warga kabupaten Sidrap yang terjangkit Firus ini sesuai berita yang beredar di media sosial.
olehnya itu Kabupaten Enrekang dalam menyikapi hal ini lebih memperketat penjagaan di Batas Kabupaten, dalam hal ini Wilayah Desa Salo Dua sendiri untuk sementara waktu betul-betul melakukan pembatasan kepada warga Desa Salo Dua sendiri untuk melintas ke daerah Sidrap, begitupun dengan warga sidrap yang ingin masuk ke wilayah Enrekang untuk sementara waktu betul2 dilakukan pembatasan jika tidak terlalu dianggap penting, kecuali pengangkut gabah, Mobil Pemanen dan expedisi yang masi diperbolehkan untuk masuk.
adapun untuk yang lain2 masih juga bisa melakukan aktifitas, seperti pedagang, tetapi mereka harus melakukan transaksi di batas palang yang ada di tempat yang disediakan, dengan catatan wajib disemprot barang yang datang dari luar, Relawan Siaga Covid-19 ini memang ada Suka dan Duka, kadang ada masyarakat yang perotes karena tidak diberi izin keluar sedangkan mobil gabah masih bisa masuk, tetapi semua itu dapat diatasi dengan memberikan penjelasan kepada warga masyarakat bahwasanya ini semua demi kita sendiri masyarakat yang ada di sini, kami relawan Siaga Covid-19 ini jika dikasi pilihan mau dirumah aja atau di pos jaga tentunya kami hanya ingin dirumah aja, tetapi karena hati nurani kami tergerak demi Orangtua kita tercinta di Desa Salo Dua ini dan adik-adik kita yang masih memiliki Daya Tahan Tubuh yg rentang.
selanjutnya sampai pada 30 April 2020 akses sudah mulai dibuka kembali khusus untuk yang ingin pergi ke Sawah atau kebunnya maksimal 2 kali/minggu, dengan instruksi dari petugas langsung kesawah, usahakan jangan ada kontak fisik dengan orang lain di jln.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar